Rangkuman 7

8v6m_dsne

Proses pada Multiprogramming

  • Multiprogramming:
    Menjalankan dua atau lebih program sekaligus dalam pelaksanaan proses.
  • Proses berurutan dan proses serentak:
    Kalau kita memiliki dua atau lebih proses, maka mereka dapat tersusun dalam keadaan berurutan atau serentak.

Proses Berurutan vs Serentak

001

Proses Serentak Berpenggal

Pada prosessor tunggal, proses serentak bukan merupakan proses paralel. Pada prosessor tunggal proses serentak berarti pelaksanaan proses dilaksanakan secara bergantian secara sepenggal – sepenggal.

002

Kerja Prosesor

Kerja Prosesor pada Proses Berurutan

003

Kerja Prosesor pada Proses Serentak

004

Status Proses pada Proses Multiprogrammming

Pada suatu saat kerja prosessor melayani proses A, sementara ketika proses A beralih ke giliran pemakaian alat, maka kerja prosessor melayani proses B (lihat gambar di bawah).

005

Prioritas

Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi harus didahulukan dengan diletakkan pada antrian terdepan dan menuggu proses yang sedang berlangsung selesai, untuk kemudian proses dengan prioritas tersebut dilayani oleh prosessor.

Preempsi

Proses yang memiliki preempsi akan langsung diletakkan di depan pada antrian dan menghentikan kerja prosessor yang sedang mengolah proses, mengeluarkan proses tersebut dari dalam prosessor sehingga proses yang dengan preempsi dapat dilayani.

Jangka Penjadwalan

Karena preempsi maka ada proses yang dikeluarkan dari prosessor sehingga ada proses yang belum rampung. Untuk itu sistem operasi perlu mengatur kelanjutan
dari proses yang dikerjakan sebagian itu. Dengan demikian maka status proses pada proses multiprogram perlu ditambahkan satu status lagi.

  • Penjadwalan jangka panjang (Long term scheduling/High level scheduling)
    Mengurus masuknya pekerjaan baru berupa penentuan pekerjaan baru mana yang di terima kedalam lingkup kerja prosessor atau alat I/O.
  • Penjadwalan jangka madia (Medium term scheduling/Intermediate level scheduling)
    Mengurus masuknya pekerjaan yang pekerjaannya belum rampung akibat preempsi.
  • Penjadwalan jangka pendek (Short term scheduling/Low level scheduling)
    Mengurus masukan bagi antrian siap ke prosessor dan antrian siap ke alat I/O.

Terdapat beberapa besaran atau dimensi untuk menghitung kerja prosessor dan pelaksanaan proses, formula perhitungan:

006

Rasio Tanggap

rt

Rasio Penalti

rp

Catatan:
Nilai Rt biasanya kurang dari 1, sedangkan Rp biasanya lebih dari satu. Hal ini karena nilai t adalah sama atau kurang dari T.

Kategori Penjadwalan

4 kategori kerja proses pada penjadwalan, yaitu :
A. Kerja proses Tanpa Preempsi dan Tanpa Prioritas
B. Kerja proses Tanpa Preempsi dan Dengan Prioritas
C. Kerja proses Dengan Preempsi dan Tanpa Prioritas
D. Kerja proses Dengan Preempsi dan Dengan Prioritas

abcd

giphy

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s