Lirik dan Terjemahan Bahasa Indonesia – Syria

3_cn1_zqx6

A strong wind blew from the (cellar, underground)
Angin yang kencang berhembus dari (tempat, di bawah tanah)
(and) it blew away my poems
(dan) menerbangkan puisi-puisiku
Dusty winds and heavy clouds are calling over and over:
Angin berdebu dan awan tebal terus menerus memanggil:
is there any salvation?
apakah ada keselamatan?
A strong wind blew from the (cellar, underground)
Angin yang kencang berhembus dari (tempat, di bawah tanah)
(and) it blew away my poems
(dan) menerbangkan puisi-puisiku
Dusty winds and heavy clouds are calling over and over:
Angin berdebu dan awan tebal terus menerus memanggil:
is there any salvation?
apakah ada keselamatan?

An evil planned behind you aims to destroy you my ummah
Kejahatan direncanakan di belakangmu dengan maksud menghancurkanmu, umatku
I swear by the Lord of the heavens
Aku bersumpah atas nama Tuhan yang memiliki semua surga
Oh my Ummah listen carefully…
Oh umatku dengarkanlah dengan teliti…
…because everything looks vague
…karena semuanya terlihat samar
Their bombs are thrown like poisons over us
Bom-bom mereka dilemparkan bagaikan racun kepada kami
and we have no sincere or honest friend
dan kami tidak memiliki teman yang tulus ataupun jujur

My son was shot at “Bullets harvest” (in cold blood)
Anakku ditembaki “panen peluru” (dengan kejam)
with no one to comfort or console me
tanpa ada seorang pun yang menenangkan atau menghiburku
Oh my kind father they stabbed you just as one drinks a sip of water (with no emotions, cold heart)
Oh ayahku yang baik, mereka menikammu bagaikan satu kali tegukan minum (tanpa perasaan, kejam)
Tuba (a tree in Jannah) is your home where there’s no misery
Tuba (pohon di surga) adalah rumahmu dimana tidak ada penderitaan di sana
Oh my mother stop crying, your religion is rising up
Oh ibuku berhentilah menangis, agamamu sedang bangkit
and everything else will go to vain
dan yang lainnya akan menjadi sia-sia
And (since) my honor was violated
Dan (semenjak) kehormatanku dinodai
I’m beseeching (my) Lord, who will answer my Dua
Aku memohon kepada Tunah(ku), yang akan menjawab doaku
Oh my (young) child, the sound of pride is torn
Oh anakku (yang belia), suara kebanggaan terkoyak
everyone is (busy) singing melodies (songs)
semuanya (sibuk) menyanyikan melodi-melodi (lagu)
Layla is shouting unto you:
Layla berteriak padamu:
“your dignity is desecrated oh morons!”
“kehormatanmu ternodai oh bodohnya!”

My tongue is fine but my heart is wounded
Lidahku baik-baik saja tetapi hatiku terluka
and my eyes have become like a mouth of water pitcher
dan mataku telah menjadi bagaikan mulut kendi air
I mourn for long with no cure,
Aku berduka untuk waktu yang lama tanpa ada penyembuhnya,
for my folks turn into birds (i.e: martyrs)
untuk saudara-saudaraku yang berubah menjadi burung (dengan kata lain syuhada)
My tongue is fine but my heart is wounded
Lidahku baik-baik saja tetapi hatiku terluka
and my eyes have become like a mouth of water pitcher
dan mataku telah menjadi bagaikan mulut kendi air
I mourn for long with no cure,
Aku berduka untuk waktu yang lama tanpa ada penyembuhnya,
for my folks turn into birds (i.e: martyrs)
untuk saudara-saudaraku yang berubah menjadi burung (dengan kata lain syuhada)

Are there any solutions to get our rights back?
Apakah ada solusi untuk mendapatkan hak kami kembali?
Where’s the resistance? Where’s the pride?
Di mana perlawanan? Di mana kebanggaan?
While we are sleeping like the “people of the cave”
Ketika kami tertidur bagaikan “orang-orang gua”
the trial may come (to us) in a sudden
pengadilan mungkin datang (pada kami) dengan tiba-tiba

I’m asking Allah to end this suffering
Aku meminta kepada Allah untuk mengakhiri penderitaan ini
and send down His soldiers (Angels) as (many) as rain drops
dan mengirimkan bala tentara-Nya (malaikat) bagaikan (sebanyak) tetesan hujan
To raise the Quran up and wane other (books)
Untuk mengangkat Al Qur’an dan melemahkan (buku-buku) lainnya
and to grant victory to the soldiers who insist in their Duaa
dan untuk memberikan kemenangan kepada para prajurit yang bersikeras dalam doanya
To raise the Quran up and wane other (books)
Untuk mengangkat Al Qur’an dan melemahkan (buku-buku) lainnya
and to grant victory to the soldiers who insist in their Duaa
dan untuk memberikan kemenangan kepada para prajurit yang bersikeras dalam doanya

Hendaklah kamu waspada terhadap doa orang dizalimi. Sesungguhnya doa itu akan naik ke langit amat pantas seumpama api marak ke udara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s